Lamongan – Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (PD IPARI) Kabupaten Lamongan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) III pada Rabu (5/2/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Pascasarjana Universitas Islam Lamongan dan diikuti oleh jajaran pengurus serta para penyuluh agama Islam se-Kabupaten Lamongan.
Rakerda dibuka dengan penampilan Jam’iyah Sholawat IPARI Lamongan yang sekaligus menjadi momentum launching grup sholawat PD IPARI Lamongan. Suasana religius semakin khidmat saat seluruh peserta menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars Kementerian Agama, dan Mars IPARI.
Dalam sambutannya, Ketua PD IPARI Lamongan, H. Siswanto, MA, menyampaikan bahwa Rakerda III mengusung tema “Revitalisasi Program Kerja untuk IPARI Semakin Jaya”. Ia menegaskan bahwa program kerja yang telah disusun selama satu tahun terakhir pada prinsipnya sudah dilaksanakan dan akan terus dievaluasi untuk perbaikan ke depan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Kasi Bimas Islam, Bapak Kasubag TU, dan Bapak Kepala Kantor Kemenag Lamongan atas bimbingan dan arahan yang selama ini diberikan kepada IPARI,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen PD IPARI Lamongan untuk terus mendorong peningkatan kualitas dan kapasitas para penyuluh agama. Salah satu capaian yang membanggakan adalah keberhasilan Penyuluh Agama Islam Kabupaten Lamongan yang secara konsisten meraih prestasi tingkat nasional melalui ajang PAI Award dari tahun ke tahun.
Sementara itu, Kasi Bimas Islam Kemenag Lamongan, H. Imam Hambali, S.Ag., MA, dalam arahannya menekankan pentingnya peningkatan kualitas penyuluh yang dimulai dari pribadi masing-masing. Menurutnya, setiap penyuluh harus memahami dan mengoptimalkan tugas serta fungsinya dengan mengacu pada program Bimas Islam.
“Perlu ada sinkronisasi antara program kerja IPARI dan Bimas Islam. Selain itu, buatlah program yang tidak hanya meningkatkan kapasitas dan kapabilitas penyuluh, tetapi juga program sosial agar pelaksanaan tugas berjalan profesional,” pesannya.
Ia juga mengingatkan agar setiap penyuluh menyusun Rencana Kerja Tahunan (RKT) serta program semesteran dan bulanan demi kelancaran pelaksanaan program. Di akhir sambutan, ia menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pelaksanaan Rakerda III IPARI Kabupaten Lamongan Tahun 2026.
Hal senada disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan, Dr. H. Muhlisin Mufa, S.Ag., M.Pd.I. Ia menegaskan bahwa penyuluh agama Islam adalah pendidik lintas jenjang dan lintas usia yang istiqamah membimbing umat di berbagai ruang kehidupan.
“Penyuluh agama adalah pejuang yang hadir untuk mereka yang membutuhkan, termasuk masyarakat yang tidak memiliki akses kelas formal, para lansia yang masih semangat belajar membaca Al-Qur’an, hingga mereka yang menyiapkan diri menuju husnul khatimah,” tuturnya.
Ia berharap para penyuluh memiliki visi dan program jangka panjang sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW. Menurutnya, hal tersebut selaras dengan Asta Protas Kementerian Agama, khususnya pada poin layanan keagamaan berdampak, seperti layanan bimbingan perkawinan yang bermuara pada terwujudnya keluarga sakinah.
“Niatkan yang terbaik dalam menjalankan setiap tugas dan kewajiban. Penyuluh agama adalah pejuang jangka panjang untuk dunia dan akhirat,” pesannya.
Rakerda III PD IPARI Lamongan secara resmi dibuka oleh Kepala Kemenag Lamongan dengan pembacaan Surah Al-Fatihah, disertai apresiasi kepada seluruh penyuluh agama atas dedikasi dan pengabdiannya.
Acara dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada para peraih PAI Award tingkat Kabupaten Lamongan serta penyuluh yang akan mewakili PD IPARI Lamongan ke tingkat provinsi. Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Kemenag Lamongan bersama Kasubag TU, Kasi Bimas Islam, dan Ketua PD IPARI Lamongan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut pengurus PD APRI Kabupaten Lamongan. Rangkaian acara selanjutnya diisi dengan laporan pertanggungjawaban pengurus dan dilanjutkan dengan penyusunan program kerja ke depan.
Melalui Rakerda III ini, PD IPARI Lamongan meneguhkan langkah bersama untuk terus berinovasi, memperkuat sinergi, dan menghadirkan layanan penyuluhan agama yang profesional serta berdampak nyata bagi masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian tanpa batas, para penyuluh agama Islam Kabupaten Lamongan siap menjadi garda terdepan dalam membumikan nilai-nilai keagamaan yang moderat, inklusif, dan menyejukkan demi terwujudnya masyarakat yang religius, rukun, dan berdaya.