04, Maret 2026 09:08 WIB

LAPORAN KEGIATAN : Dialog Paralel Penyuluh Agama Nusantara Batch 25


LAPORAN KEGIATAN
Dialog Paralel Penyuluh Agama Nusantara Batch 25

Kegiatan Dialog Paralel Penyuluh Agama Nusantara Batch 25 dilaksanakan pada Selasa, 03 Maret 2026, pukul 15.30 WIB sampai selesai melalui ruang virtual Zoom Meeting. Kegiatan ini mengangkat tema *“Ekoteologi Islam dalam Gerakan SULING: Penyuluh Agama sebagai Agen Transformasi Peradaban Hijau.”*

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pena Da’i Nusantara bekerja sama dengan Subdit Bina Penyuluh Agama Islam pada Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas dan transformasi peran Penyuluh Agama Islam dalam menjawab tantangan krisis lingkungan melalui pendekatan ekoteologi Islam.

Hadir sebagai keynote speaker, Dr. H. Jamaluddin M. Marki, Lc., M.Si selaku Kasubdit Bina Penyuluh Agama Islam Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa penyuluh agama memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang tidak hanya menyampaikan nilai-nilai normatif keagamaan, tetapi juga menggerakkan kesadaran ekologis masyarakat sebagai bagian dari amanah kekhalifahan di muka bumi.

Sebagai narasumber utama, Kamelia Sambas, M.Kesos, Penyuluh Agama Islam Kabupaten Batubara Provinsi Sumatera Utara, menyampaikan praktik implementasi gerakan ekoteologi Islam berbasis komunitas. Materi yang dipaparkan menekankan integrasi nilai tauhid, tanggung jawab sosial, dan aksi nyata pelestarian lingkungan dalam kegiatan penyuluhan.

Kegiatan ini dimoderatori oleh Helly Ummi Mustholihah, S.Ag., M.E., Penyuluh Agama Islam Kabupaten Landak Provinsi Kalimantan Barat, yang memandu jalannya diskusi secara komunikatif dan interaktif. Sementara itu, Heru Susanto selaku Kasubtim Evaluasi Kinerja Penyuluh Agama Islam bertindak sebagai pemantik diskusi dengan memberikan penguatan terkait pentingnya pengukuran dampak dan akuntabilitas kinerja penyuluh dalam gerakan lingkungan.

Selain narasumber dan petugas kegiatan, turut hadir dalam ruang Zoom berdasarkan surat resmi dari Pena Da’i Nusantara, yaitu Agus Priadi, S.Ag., M.Si selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batubara, Alpian, S.Sos., M.H.I selaku Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia Kabupaten Batubara, serta Rudi Aritonang, S.Kom., MM selaku Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Kabupaten Batubara. Kehadiran para pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan gerakan penyuluhan berbasis ekoteologi Islam di tingkat kabupaten.

Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi, khususnya pada sesi dialog dan tanya jawab. Diskusi berkembang pada penguatan Gerakan SULING sebagai model dakwah berbasis aksi lingkungan serta pentingnya kolaborasi lintas wilayah dalam membangun peradaban hijau yang berkelanjutan.

Secara umum, ketua umum Pena Da’i Nusantara Dr. Muklis Sanjaya,S.H.I, S.Sos., M.Pd. menyatakan kegiatan Dialog Paralel Penyuluh Agama Nusantara Batch 25 berjalan dengan lancar, tertib, dan memberikan dampak positif dalam meningkatkan wawasan, komitmen, serta jejaring kolaboratif Penyuluh Agama Islam di berbagai daerah. Sesuai arahan dari Bapak Kasubdit bahwa diharapkan penyuluh tidak hanya berdakwah dengan lisan namun harus juga berdakwah bil qolam (pena) dan Komunitas penulis penyuluh agama islam ini adalah salah satu wadah yang tepat untuk dakwah bil qolam tersebut.

Dokumentasi lengkap kegiatan tersebut dapat diakses melalui siaran ulang YouTube pada tautan berikut:
https://www.youtube.com/live/WlZmDr7l6es?si=Oq_LYvXE6yXzPC9V 

Demikian laporan kegiatan ini disusun sebagai bentuk dokumentasi dan pertanggungjawaban pelaksanaan program. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari selasa sore selama Ramadhan, semoga menjadi langkah konkret dalam mendorong penyuluh agama sebagai agen transformasi menuju peradaban hijau yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

Artikel Terkait

Share Artikel